Atap dak beton memang terlihat kokoh dan kuat, itulah mengapa banyak yang tertarik untuk menggunakannya di rumah. Apalagi, beberapa konsep desain rumah juga ada yang sengaja menggunakan dak beton sebagai atap untuk memperindah tampilan rumah. Meski begitu, bukan berarti atap ini aman dari risiko bocor. Untuk mencegah kebocoran di area ini, ada hal yang bisa kamu lakukan, antara lain:
Perhatikan Proses Pembuatan
Kualitas dak beton paling utama dipengaruhi oleh proses pembuatannya. Salah satunya yaitu saat proses pengadukan beton. Misalnya, ketika pencampuran seluruh komponen tidak merata, atau rasio komposisi yang kurang tepat pada setiap komponennya, maka akan memengaruhi kualitas dak beton. Akibatnya, bisa menyebabkan terjadinya kebocoran.
Ketebalan Cor Beton
Dak beton yang terlalu tipis juga rentan terhadap kebocoran. Untuk atap rumah, ketebalan dak beton minimal adalah 8 – 10 cm, sementara untuk keperluan kanopi pada pintu jendela, ketebalan minimalnya adalah 6-8 cm. Untuk pemilihan semennya, pastikan memilih semen instan yang berkualitas, ya. Tahukah Anda, kalau semen instan bisa diaplikasikan untuk berbagai keperluan konstruksi, loh, tidak hanya untuk cor dak beton.
Lakukan Waterproofing
Waterproofing adalah proses melapisi dak beton dengan cairan pelapis khusus anti air. Ini adalah cara lain untuk mencegah kebocoran pada dak beton karena adanya retakan maupun resapan air yang masuk akibat kerusakan dak beton. Selain pada dak beton, waterproofing juga bisa diaplikasikan pada bagian lain di rumah, seperti atap rumah dengan material lainnya, cerobong asap, dan area dengan risiko kebocoran yang tinggi lainnya.
Selalu Periksa Kebersihannya
Dak beton juga wajib selalu diperiksa kebersihannya, karena ini juga akan memengaruhi keawetan dari dak beton sendiri. Pastikan dak beton selalu aman dari adanya genangan air dengan cara membuat saluran air yang tepat, sehingga ketika hujan air akan terbuang dengan sendirinya. Kebersihan dak beton juga sangat penting diperhatikan sebelum pengaplikasian pelapis anti bocor.
Lakukan Perawatan Berkala
Secara berkala, lakukan pemeriksaan pada dak beton untuk mengetahui adanya masalah. Seperti retakan, jamur, genangan air, dan sebagainya. Lakukan perawatan yang diperlukan saat menemukan adanya masalah. Ada baiknya jika lakukan ini sebelum memasuki musim hujan, sehingga saat hujan tiba atap dak beton sudah pasti aman dari kebocoran.
Semoga dengan mengikuti berbagai tips di atas, atap di rumah Anda terbebas dari ancaman kebocoran saat musim hujan tiba, ya!